Sebentar lagi, harga BBM di negara kita naik. Berhubung BBM terkait hajat hidup orang banyak, reaksi yang ditimbulkannya sangat besar. Entah berapa demo yang saya lihat di berita kemarin. Mulai dari kalangan mahasiswa sampai rakyat miskin.
Masalah BBM ini pelik. Jika dinaikkan, rakyat kecil menderita. Kalau dipertahankan, negara yang menderita. Sebuah keputusan tidak akan bisa menguntungkan semua pihak. Harus ada yang dikorbankan. Kalau mau negara maju, pilih dinaikkan. Kalau mau rakyat sejahtera, pelihara harga BBM. Pusinglah pemerintah kita
Indonesia tadinya adalah anggota OPEC. Sekarang masih, tapi belum lama ini Presiden menyatakan bahwa Indonesia bakal keluar dari organisasi tersebut. Kenapa? Biaya keanggotaannya tinggi, yakni 2 juta dollar per tahun. Sudah begitu, Indonesia sudah tidak murni mengekspor minyak lagi. Produksi kalah sama konsumsi. Produksi kita hanya 980.000 barel per hari. Pemakaian? lebih kurang 1.200.000 barel per hari. Kita malah jadi importir. Sudah diimpor, disubsidi pula. Kebayang betapa ruginya pemerintah?
Read the rest of this entry »
Minggu lalu, saya mendengarkan sebuah diskusi di radio Trijaya yang bertajuk “Aktivitas Blogger, Hacker, Cracker, dan Aturan Hukumnya”. Di balik serunya acara talkshow tersebut, karena mempertemukan Roy Suryo dengan Enda Nasution, ada satu hal kecil yang menarik dari pembicaraan tersebut talkshow tersebut. Yaitu ketika Kang Enda berusaha memberikan presepsi bahwa hacking itu tidak selalu negatif, dengan memberi contoh lifehack. Seketika saya jadi teringat sejumlah blog yang sering saya baca dan berisikan mengenai lifehack tersebut. Akhirnya, saya jadi tertarik untuk melihat lebih jauh untuk mengetahui apa itu sebenarnya lifehack. Dan inilah hasilnya.
Lifehack adalah sebuah istilah yang diberikan untuk sekumpulan tips untuk menyelesaikan masalah sehari-hari, agar kita, sebagai manusia, lebih produktif. Tips itu bisa berkaitan dengan bagaimana kita menggunakan komputer, atau menjalani hidup sehari-hari. Tips itu umumnya berupa ide-ide yang baru, atau ide lama yang diberikan sentuhan baru dalam cara menggunakannya. Tips itu juga seringkali terkait tools yang kita gunakan. Misalnya aplikasi pada komputer, atau sebuah buku tulis kecil yang dibawa sehari-hari.
Read the rest of this entry »
Satu hal yang penting dari blog adalah, harus diupdate berkala. Pertama, karena proses belajar tidak boleh berhenti (halah..). Kedua, untuk mendukung pernyataan bahwa blog bukan trend sesaat ;). Ketiga -yang terakhir, karena saya sudah membayar hostingan blog ini untuk satu tahun ;).
Sudah sebulan saya tidak update blog ini. Banyak yang terjadi. Tapi tidak sempat ditulis di blog ini. Jadi, saya tulis aja little update ini.
Saya sekarang sudah bukan warga Bandung lagi. Kamar 213 di kosan Sumur Bandung 3, yang telah menjadi tempat tinggal selama 4 tahun (setengah tahun sisanya di kamar 201 :D) resmi tidak saya huni lagi. Saya malas menambah satu bulan lagi. Sebab kamar itu kebanyakan hanya dipakai buat tidur doang waktu di Bandung. Sementara frekuensi saya ke Bandung rencananya akan saya kurangi mulai bulan ini.
Sekarang fokus saya adalah mencari kerja. Jadi jobseeker lah katanya. Kerjaannya buka email, PCD ITB, JobsDB, Jobstreet, dan seterusnya. Kalo ada lowongan yang menarik, langsung kirim paket CV + cover letter. Entah udah berapa lamaran yang saya kirim. Setelah mengirim, tunggu saja nasib baik menghampiri. Hasilnya? Udah sejumlah interview dan psikotes telah saya jalani. Khusus psikotes, udah sampai hafal gambar seperti apa yang harus dibuat karena keseringan.
Sisanya, tidak ada yang istimewa, atau mungkin ada yang istimewa tapi tidak bisa ditulis ;).
Ok, semoga blog ini bakal lebih sering saya update deh kedepannya. Saya mau cari inspirasi dulu.

Incubus itu grup musik favorit saya. Makanya ketika mereka tampil di Jakarta, tanggal 5 Maret 2008 lalu, saya tidak berpikir panjang lagi untuk membeli tiketnya.
Penampilan Incubus di Jakarta ini benar-benar memberi angin segar bagi penggemar Incubus di Indonesia. Bisa dilihat dari komentar-komentar yang ada di website Incubus. Mungkin mereka seperti saya, tidak pernah berharap Incubus bakal tampil di Indonesia. Oh iya, sebagai bukti, ada teman adik saya yang datang jauh-jauh dari Pekanbaru, bolos sekolah, cuma buat nonton konser ini.
Incubus membuka penampilan mulai pukul 20.30 dan menutupnya pukul 22.00. Jadi total, waktunya 1,5 jam. Mereka tampil di Lapangan Tenis Indoor Senayan. Menurut informasi yang saya dapat, ada sekitar 5000 orang yang hadir untuk menonton band asal California tersebut.
Read the rest of this entry »

Cerita ini terjadi dua minggu lalu, ketika saya bersama Budi, Okta, dan Simon pergi ke Jogjakarta, dalam rangka mewakili Sangkuriang Studio berpartisipasi dalam Festival Game Tech dan Animasi 2008.
Saat itu kami sedang menempuh jalur pantura menuju rumah Andoko di Semarang. Karena sudah berjalan sekitar enam jam, kami mendapati perut ini lapar. Setelah melihat-lihat kemungkinan tempat makan yang ada di jalan, pilihan kami jatuh ke Pringsewu. Sebuah tempat makan yang telah memasang spanduk jauh-jauh sejak sekitar 45 km sebelumnya (dan ternyata berhasil mencatatkan ini ke rekor MURI).
Boleh dibilang metode promosi dia itu efektif. Sepanjang jalan kerjaan kami cuma ngelihatin iklan rumah makan tersebut. Dengan berbagai kata-kata yang berbeda dan countdown kilometer menuju tempatnya. Pengulangan ini mampu menyebabkan kami berpikir bahwa sepertinya ini adalah restoran yang bagus.
Read the rest of this entry »