Sejak selesai berkutat dengan penyakit hepatitis beberapa waktu yang lalu, saya jadi sering menghabiskan waktu di kostan. Sebelumnya, waktu sakit, saya juga menghabiskan waktu di tempat tidur. Satu-satunya aktivitas yang tidak menghabiskan tenaga dan gampang dilakukan adalah menonton televisi. Gampang. Tinggal nyalakan, dan nikmati.

Tapi setelah berhari-hari melihat acara televisi, saya menemukan bahwa dunia pertelevisian udah nggak semenarik waktu masih SD dulu (Lha jauh banget ya bandingannya?). Yah nggak pas SD aja sih. Pokoknya sebelum kuliah. Dulu, saya punya beberapa tontonan wajib. Tontonan yang nggak akan ditinggalkan walau apapun yang terjadi. Contohnya kartun-kartun hari minggu, siaran sepakbola Liga Inggris plus berita-berita sepakbola, Si Doel anak sekolahan, Seputar Indonesia, dan apa lagi ya? Banyak kayaknya. Bahkan saya begitu merasakan kehadiran Dunia Dalam Berita yang hadir jam 7 malam dan 9 malam [CMIIW]. Jam-jam segitu terasa begitu sakral. Haha..

Kembali ke atas, kenapa saya bilang dunia televisi kita kurang menarik? Karena acara-acaranya monoton. Setiap channel sepertinya memberi sesuatu yang sama. Nggak ada yang bener-bener unik. Contohnya ya acara gosip yang selalu ada pagi, siang, sore, dan bahkan tengah malam, sinetron yang ceritanya melulu tentang cinta anak SMU, dan sebagainya. Semuanya terlihat begitu jelas dan mudah ditebak. Ketika Anda mencoba melihat seluruh channel di suatu waktu sama, pasti kebanyakan acaranya menyajikan sesuatu yang sejenis. Jadi Anda akan dengan cerdasnya bisa menebak acara apa itu.

Terus hal lain yang saya perhatikan adalah acara-acara tersebut terkesan begitu mudah dibuat. Dangkal. Entah kenapa. Contohnya acara-acara kuis seperti Indosat Super Show atau sejenisnya yang membawa suatu nama komersil. Pasti isinya ada band yang tampil, kuis-kuis berhadiah baik melalui sms maupun telepon, terus ada pembawa acara yang cantik-cantik disodorkan biar penonton pria pada melotot memandanginya.

Kedangkalan lain yang terlihat jelas adalah acara-acara agama. Dari judulnya aja udah terlihat kurang mencari makna. Sebut misalnya Kusebut NamaMu, yang nota bene adalah reff dari lagu Dewa 19. Terlihat sekali sengaja dipas-pasin. Terus ada Taubat, Insyaf dan apapun yang sejenisnya yang menunjukkan kitab Al-Quran di logo awalnya tapi isinya banyak gak jauh-jauh dari prostitusi. Yang ditontonkan wanita-wanita yang ceritanya terlibat prostitusi yang pastinya berpakaian seksi. Film agama kok ngasih cewe-cewe berbaju seksi. Kalo memang cerita seperti itu harus diungkapkan, jangan dipertontonkan! Ya nggak? Kenapa sih, ceritanya nggak orang-orang yang kena akibatnya karena korupsi, kolusi, dan nepotheisme? Atau ceritakan tentang seorang manusia yang bisa teguh membawa diri di tengah maraknya budaya barat yang muncul, tetap berbakti pada orangtua, jujur dalam segala aktivitasnya. Kan lebih baik ngajarin masyarakat untuk bersikap jujur daripada memunculkan ide di benak mereka buat melakukan yang nggak-nggak. Jadi kembali ke dangkal tadi, film-film rohani tersebut kehilangan maknanya.

Begitulah yang terjadi, banyak acara-acara kita yang kehilangan maknanya. Waktu kita habis untuk menonton sesuatu yang tidak menambah sesuatu ke dalam kita. Saya jadi ingat dulu di TPI ada acara yang membahas pelajaran-pelajaran yang ada di sekolah. Ilmu-ilmu Fisika, Matematika, Biologi. Saya selalu nonton itu sebelum berangkat ke sekolah yang dimulai siang hari. Saya jelas-jelas mendapat sesuatu dari situ..

Tapi di luar itu, saya masih punya beberapa acara yang menarik buat saya. Menurut saya cukup unik dan menghibur, meski gak selalu saya tonton:

  • Sport TV7 : Menarik, karena muncul setiap pagi [jam 7.30]dan membahas seluruh kejadian dalam dunia olahraga. Buat yang suka olahraga pasti jadi tontonan wajib.
  • Autobiography : Acara satu jam yang membahas tentang perjalanan hidup tokoh-tokoh penting dunia. Ada di Metro TV setiap Sabtu pukul 17.00
  • Extravaganza : Nggak tau kenapa jarang nggak lucu. Bagus buat hiburan.
  • Bajaj Bajuri : Sampai kapanpun kayaknya saya pasti nonton acara ini. Padahal diulang-ulang terusMenarik karena seperti melihat bangsa sendiri. Beneran loh..
  • Bang Jagur : Yah membawa penyegaran rohani dengan sederhana dan menghibur..
  • Liga Inggris!! Haha yah sekarang liga Inggris menjadi liga paling banyak ditonton di dunia [Hasil poling ESPN]. Saya selalu nonton big match dan highlightnya.

Hm, setelah dilihat-lihat emang banyak juga yang menarik ya? Pesannya, tonton acara yang berkualitas. Karena menonton TV itu menyia-nyiakan waktu. Membuat kita nggak produktif.. Sip?