Hari Rabu lalu, pagi-pagi, saya mendapat telpon dari Bapak saya.

Bapak (B): “Lagi Sibuk Bram?”
Saya (S): “Seperti biasa pak.. tugas, tugas, dan tugas..”
B: “Oh, ya bagus deh. Setahu Bapak, kamu tanggal 25 itu libur seminggu ya?”
S: “Iya, kenapa gitu pak?”
B: “Jadi begini, Bapak kan masih punya paket Singapore Leave dari kantor yang harus dipakai sampai akhir tahun ini..”
S: “Iya, jadi kita liburan dong pak?”
B: “Cuma.. pada akhir bulan ini Bapak dan Ibu harus mengurus adikmu pindah sekolah, dan Livy (adik saya yang satu lagi) sekolah”
S: “Oh jadi…?”
B: “Kalau kamu liburan sendiri ke Singapura gimana?”
S: “He…?”

Patung merlion di Singapura.. wait for me!Berliburan sendiri ke Singapura benar-benar membingungkan buat saya. Soalnya saya nggak tau mau ngapain. Belanja? Hm.. lumayan males, kecuali belanja elektronik sih. Tapi saya tidak terlalu tertarik untuk belanja kamera, handphone, atau apapun. Nafsu belanja kurang. Ke tempat2 wisata? Hm.. boleh.. tapi sendirian lumayan garing juga. :D

Tapi akhirnya saya mengiyakan tawaran itu, soalnya sayang kalau nggak diambil. Yah hitung-hitung refreshing. Mungkin saya bisa mendapatkan banyak pengalaman baru karena harus jalan-jalan sendiri.

Hm, tapi kepastiannya sih belum ada. Sepertinya jadi sih..

Jadi biar saya ada kerjaan di sana.. Ada yang mau nitip? Atau.. ada yang mau bareng?

// Updated 15 Desember 2006, 18:52

Ternyata, ada tips berbelanja barang elektronik yang saya temukan di blog Bapak Minda Indra. Asik2.. :D