Orang-orang bilang, never change the winning team. Hal itu ada benarnya. Contoh saja klub sepakbola AC Milan, yang isinya itu-itu saja sejak awal dasawarsa ini. Pemainnya itu-itu saja, sampai sekarang akhirnya The Winning Team telah hancur sepeninggal Shevchenko (yang juga ikut hancur di Chelsea).
Mungkin hal ini berlaku juga ya buat detikcom, situs warta era digital Indonesia. Boleh dibilang situs inilah yang paling populer untuk urusan berita-berita. Topik-topik pembahasan di milis seringkali me-refer ke situs ini. Tapi, sampai sekarang, rasanya situsnya gitu-gitu aja. Tetap memakai tampilan “gaya lama” yang tidak nyaman.
Hal-hal yang Tidak Nyaman dari Detik
Pertama mari kita perhatikan baik-baik situs detik ini.
Lalu, pikirkan tujuan dari situs ini. Apa tujuan dari situs ini? Memberikan informasi tentunya. Informasi saat ini merupakan sesuatu yang sangat penting. Apakah tujuan itu tersampaikan? Setiap kali mengakses halaman ini, saya harus melakukan scroll ke halaman bawah untuk melihat berita pertama. Bagian atas iklan semua!
Setelah melakukan scroll ke bawah, baru deh kita akan melihat berita-berita tersebut. Ada enam berita utama terakhir yang dimasukkan, dan di bawahnya, ada judul-judul berita terbaru untuk topik-topik populer. Bicara tentang populer, masalah gosip pasti ditaruh di bagian teratas. Itu terjadi di situs ini, di mana detikHot diletakkan di bagian teratas, tentunya setelah iklan, yaitu detik Publishing. Dari halaman utama ini, tidak semua subcontent dari detik ditampilkan misalnya detik food dan detik finance, tidak disinggung sama sekali. Mungkin karena yang mengakses sedikit ya?
Masalah pewarnaan, juga bikin sakit mata. Lihat saja. Hitam, biru, ungu, kuning menjadi warna dasar. Belum lagi disatukan dengan iklan-iklan yang tidak kalah meriah.
Mengenai iklan dari situs ini, selain banyak, juga annoying. Berapa kali kita harus mengarahkan kursor mouse dengan baik untuk mengindari iklan yang tiba-tiba membesar menutupi judul berita. Menyebalkan sekali.
Bagaimana dengan kemudahan aksesnya? Saya udah setengah frustasi kalo mencari di detik. Belakangan saya baru tahu searchnya ada di paling bawah denggan menggunakan Google. Saya kirain iklan. Kekurangan dari pencarian dengan Google ini adalah tidak bisa mencari berdasarkan kategori tertentu, dan tidak bisa memberikan filter antara berita, komentar, dan posting di forum milik detik. Lebih parah lagi, dari hasil pencariannya, untuk semua konten berita, judulnya sama: “detikcom : situs warta era digital.”
Terakhir, untuk menunjukkan ke-jadul-annya, situs ini tidak punya RSS Feed! Kecuali detikInet. Rasanya melelahkan saja ketika pengguna harus mengakses situs ini setiap saat untuk mengetahui berita, padahal dia punya RSS Reader yang di dalamnya ada berita-berita terbaru dari CNN, Slashdot, Skysports, dan lain-lain.
Melihat ke Situs Lain
Tidak perlu melakukan studi banding ke negara lain seperti penjabat-penjabat kita lakukan, kita bisa melihat langsung apa seperti apa sih situs berita “era digital” yang bagus. Mari kita ambil sampel CNN dan BBC.
Ini CNN..
Ini BBC…
Beda kan? Full of content, lebih lebar, tidak ada iklan-iklan yang annoying, semua kategori berita ditampilkan, ada fitur pencarian, yang kendati juga menggunakan (tepatnya disponsori) oleh Yahoo akan menghasilkan hasil pencarian yang jelas, dan terakhir, ada RSS Feed (tidak diperlihatkan di skrinsyut, tapi anda boleh mencobanya sekarang juga).
Jadi?
Yah sedikit menyimpulkan juga dari tulisan di atas, bahwa Detikcom bisa sedikit memperbaiki kualitasnya dengan memperbaiki tampilannya. Karena content-nya boleh dibilang sudah cukup bagus. Perbaikan itu sendiri bisa terkait dengan:
- Lebih banyak naruh berita di halaman utama
- Melebarkan halaman content, atau lebih bagus jika fluid width
- Iklan dikurangi dan nggak mengganggu (yang ini pasti susah sih.. Hehe)
- Pengkategorian jelas, dan meliputi seluruh kategori yang dimiliki oleh Detik
- Ada fitur search yang konkrit
- Ada RSS Feed!
Sebelumnya, biar gak salah paham, tulisan ini bukan rengekan-seorang-pengguna-manja, tapi lebih ke arah kritikan yang membangun untuk Detikcom, kalo situs ini dibaca.. Hehe ![]()
Mungkin agak tidak adil ya, membandingkan detikcom dengan CNN, yang memiliki pemasukan dari siaran TVnya, atau BBC untuk alasan yang mirip. Yang jelas, Detik menurut saya nggak bisa lama-lama bertahan dengan winning formation tersebut. Karena jaman terus berubah, dan metode pengaksesan berita juga berubah. Apa yang dilakukan detik sama dengan situs-situs yang ada di jaman dahulu, yang saya sebut sebagai “gaya lama”. Nggak ada salahnya kan, sedikit berubah untuk menjadi lebih baik?
On 01.11.07 said: 
orang indonesia itu adalah matanya ijo kalau lihat uang,,,, makanya celah sesempit apapun harus bisa menghasilkan uang..
On 01.12.07 said: 
ngga ada saingan sih, jadi mereka bebas masukin apapun ke sana… orang tetep bakal balik lagi, suka ato ngga suka.
On 01.12.07 said: 
Setuju Mud. Gimana kalau kita bikin situs tandingannya? Hehe…
On 01.12.07 said: 
@anang
Gak semua orang Indonesia kayak gitu Bos.. (Semoga)
@amudi dan Syahdana
Emang gak ada saingannya. Katanya sih bakal ada OkeZone. Tapi mirip banget ama detikcom. Si amudi mah lagi sibuk ngerjain proyeknya. Hehehe.. Kayaknya bakal ga sempat tuh dia. Bikin aja bung Syahdana.. Tapi masalahnya contentnya itu bung.. Dari mana???
On 01.17.07 said: 
em.. gretong.com saingan berat tuh kekekeke..
sebenarnya, niat awal gretong.com sih cuma jadi aggregator buat berita-berita dari seluruh situs-2 online yang ada koran.
tapi yaa.. gitu deh
namanya juga masih blog, jadi kadang tiba-tiba aja pengin posting tentang foto hot-nya artis siapaa gitu xixixi..
On 01.17.07 said: 
@om7ack:
Hehe, namanya juga blog om.. bebas..
Tapi.. kadang2??? Kayaknya.. Hehehe..
Eh tadi pas saya coba akses kena bandwith limit tuh sepertinya. Kayaknya kebanyakan yang ngakses. Beneran ni menjadi saingan detik
On 01.31.07 said: 
hum… kalo ga salah emg income nya dari iklan kan? mo gmn lg.
Iklan justru jd frontpage nya..
On 09.07.07 said: 
FYI !
Saya dapat menikmati situs detik dan situs-situs lainnya tanpa diganggu oleh iklan ! Caranya, pergunakan browser firefox dan tambah add AdBlock Plus, subscribe ad filternya, dan hasilnya
Upppppsssssss…..
SEMUA IKLAN DI SITUS-SITUS YANG SAYA BUKA VIA FIREFOX ……HILAAAAANGGGG !!!!
Selamat mencoba !!!
On 01.30.08 said: 
bisa menggunakan plinplan.com untuk lihat berita tanpa iklan yg rese.
On 07.08.08 said: 
kalau rss feed udah ada iklannya baru deh detik dot com ada rssnya..percayalah..percayalah..hoho..tapi ada yang bikin feed detik digabung ama twitter..cuma lupa dimana..