Hari ini akhirnya momok itu hilang dari kepala. Saya sudah melakukan seminar tugas akhir. Rasanya lega, meski perjalanan masih panjang. Masih ada pra sidang dan sidang.

Ada beberapa kejadian aneh yang terjadi dalam seminar tugas akhir itu, yaitu:

  • Presentasinya kan memakai infokus, dan saya sempat menjelaskan kepada dosen penguji dengan menunjuk layar laptop saya sendiri. Baru nyadar setelah ibunya ngomong. Jeleknya, beberapa kali saya hampir mengulangi kesalahan itu lagi.
  • Ada sebuah bentuk dalam workflow yang disebut ibu dosen penguji sebagai jajar genjang, padahal belah ketupat. Akhirnya saya ngikut aja sama ibunya menggunakan istilah jajar genjang selama menjelaskan (secara kurang sadar). Padahal sebenernya jajar genjang dan belah ketupat itu berbeda dalam diagram workflow. Jajar genjang untuk proses input output sementara belah ketupat untuk keputusan.
  • Seminarnya cuma menghabiskan waktu 45 menit! Sementara orang ada yang ampe dua jam. Kayaknya yang saya terangin nggak jelas ya. Hehe.. Maaf ya..
  • Ronsky sempet ngirim SMS jam 14.00 nanyain boleh masuk atau nggak. Soalnya pintunya kekunci. Saya saat itu lagi presentasi. Karena mulainya lebih cepat. Tapi SMS-nya kebales. Isinya: “Gw lagi presentasiin Studi Kasus nih.”. Kayaknya semua orang di luar pada bingung. Yang ngirim SMS itu Ridwan. Saya lagi minjemin HP ke dia minta difoto. :p Emang suka iseng anaknya. Hehe..

Hm, meski gitu, overall sepertinya saya lancar-lancar saja. Beberapa hari ini sempat deg-degan dan panik, tapi akhirnya cukup menikmati presentasi itu. Meski presentasinya rada kepanjangan dan melelahkan.

Terima kasih buat semua yang udah dateng! Ada Jeffrey, Ali, Neni, Lely, Dibond, Towet, Edo, Anna, Febrian, Miri, Ridwan, dan tentu saja Ratna yang seminar 45 menit sebelumnya. Buat yang kekunci di luar juga maaf ya, seminarnya Ratna selesai 15 menit lebih cepat sehingga saya mulai pukul 13.45. Saya pun akhirnya selesai pukul 14.30. Kalau dateng pas 14.00, saya udah hampir selesai.

Terima kasih juga buat Faldi atas kemeja putihnya dan Weno atas sepatunya. Saya benar-benar harus beli keduanya nih. Masa sejak seminar Kerja Praktek sampai sekarang propertinya minjem mulu. Ada yang mau beliin ga?

Duh, baru seminar aja udah makasih-makasih mulu. Perjalanan masih panjang. Buat yang juga masih menea, ayo semua semangat!