Log in | Jump |

/brahmasta/journal

Everything into a folder
This thing was constructed on July 12, 2007, and it was categorized as Events, Football.
You can follow comments through the RSS 2.0 feed. You can leave a comment, or trackback.

Akhirnya dua hari lalu saya bisa duduk di Gelora Bung Karno menyaksikan timnas Indonesia berlaga. Seru banget. Animo penontonnya luar biasa. Mungkin berkat penonton jugalah Indonesia bisa menang kemarin. Ternyata nonton di stadion itu beda banget sama nonton di televisi. Apalagi kalau stadionnya sebesar Gelora Bung Karno.

Pertandingan boleh dibilang berlangsung sukses. Tapi menurut saya banyak yang harus diperbaiki dari panitia. Banyak penonton yang merasakan ketidaknyamanan. Terutama yang membeli tiket secara online dan yang belum sempat menukarkan kuitansi pembelian menjadi tiket pada hari-H. Nasib mereka luntang-lantung sampai akhirnya berhasil masuk sedikit sebelum pertandingan dimulai. Panitia terlihat sekali tidak punya wawasan yang sama untuk pelayanan buat penonton. Jadi banyak penonton yang dilempar sana-sini gak jelas.

Selain itu, saya sedih juga lihat suporter Indonesia. Beberapa tingkahnya destruktif. Seperti menyerbu Gedung Squash (tempat penjualan tiket) karena tidak mendapat tiket masuk, memberikan sorakan penghinaan ketika lagu kebangsaan Bahrain diputar, dan ngejebol pagar-pagar.

Oh ya, saya kemarin juga ketemu dengan penonton asal Inggris yang juga membeli tiket secara online. Saya sempat ngobrol ama dia sebentar. Dia sendirian dan juga luntang-lantung nasibnya ga jelas buat bisa masuk. Dia bilang tujuannya datang ke Indonesia adalah Just for football! Dua temannya yang lain datang ke Thailand. Tapi dia lebih memilih ke Indonesia. Mungkin pertandingannya di sini lebih menarik kali ya? Selain itu, dia juga maklum dengan kerusuhan yang ada di luar stadion sebelum pertandingan. Itu hal yang biasa. Dia malah bilang, pada Piala Afrika di Mesir kemarin keadaannya jauh lebih buruk. Udah jalan ke mana aja tuh orang?

Dari pengalaman kemarin, saya ada beberapa tips buat yang mau nonton:

  1. Masalah pembelian tiket, tempatnya ada di Gedung Squash Gelora Bung Karno pada hari sebelum pertandingan. Saya nggak tahu apakah tiketnya masih ada atau tidak. Cari infonya sejauh ini cuma bisa dilakukan dengan mendatangi gedung itu. Kalau mau beli pada hari-H, (sangat tidak direkomendasikan), datangi saja counter tiket warna ungu yang ada di setiap pintu masuk stadion. Bukanya beberapa jam sebelum pertandingan, tapi antriannya panjang banget. Alternatif lain pada hari-H sih, ya calo. Kalau terpaksa mau beli tiket sama calo, mendingan pas pertandingannya udah hampir mulai aja. Dia bakal ngasih harga sama dengan harga asli. Teman saya kemarin iseng-iseng nanyain soalnya.
  2. Kalau sudah membeli tiket secara online, tukarkan pada har-H tiga jam sebelum pertandingan dan langsung minta panitia supaya bisa masuk ke Gedung Squash, kalau counter untuk penukaran online di depan Mesjid Albina tidak dibuka. Banyak panitia nggak ngerti masalah penukaran tiket online ini. Jadi pastikan anda bisa ke Gedung Squash, karena yang tahu kebanyakan orang di dalam sana.
  3. Kalau sudah membeli tiket beberapa hari sebelumnya, jangan tukar kuitansi menjadi tiket pada Hari-H! Hal itu bakal mempersulit panitia, dan anda pun jadi luntang-lantung ga jelas. Kemarin pada pertandingan Indonesia-Bahrain, penukaran tiket gak bisa dilakukan karena tiketnya habis (kok bisa ya?) dan Gedung Squashnya hancur diserbu massa suporter Indonesia yang minta diijinin masuk dan belum membeli tiket. Kaca-kaca ampe pecah. Mengerikan sekali.
  4. Tempat parkir di dalam Gelora Bung Karno selama pertandingan cuma ada satu, yaitu di depan gedung JCC. Lebih baik jika Anda parkir di gedung-gedung lain di sekitar sana. Misalnya di Plaza Senayan. Jarak tempuhnya sama, dan lebih aman.
  5. Perhatikan pertandingan dengan seksama, sebab ternyata bigscreen di stadion gak memutar reply kalau terjadi kejadian-kejadian menarik.

Mungkin ada yang mau menambahkan?

Mari kita dukung timnas Indonesia! Ini kandang kita! :D

This thing has 9 Comments

  1. Posted July 12, 2007 at 9:29 am | Permalink

    Beberapa masukan dari saya,
    - Khusus di Gelora Bung Karno (GBK), sangat disarankan menghindari tribun yang di belakang obor :D.
    - Sebelum datang ke lokasi, Anda sebaiknya sudah mengetahui denah kompleks GBK dan sekitarnya, terutama jika Anda janjian dengan teman :P.
    - Jika waktu pertandingan melewati satu waktu shalat (maghrib), bawa alas untuk shalat (sejadah), karena pintu Stadion ditutup, dan kemarin saya akhirnya shalat di dalam area Stadion.

  2. Posted July 12, 2007 at 1:03 pm | Permalink

    Gw juga nonton bram ..
    tapi di TV … :D jadinya bisa ngeliat golnya budi sama bambang berulang-ulang :D
    Bangga banget sama indonesia, walaupun menurut gw, koordinasi lini belakangnya kacau banget. Mudah-mudahan bisa lebih baik waktu lawan arab saudi n korsel

  3. Posted July 12, 2007 at 1:03 pm | Permalink

    wew…klo serusuh itu terkadang berpikir lebih baik nonton dari tv aja, lebih damai….pengen nonton langsung sih tapi tampak rusuh

  4. Posted July 12, 2007 at 2:51 pm | Permalink

    braaam ntn korea yuk. dias ternyata gabisa gw sebel.

  5. Posted July 13, 2007 at 8:21 am | Permalink

    nambahin juga ya:
    1. Saat pertandingan beri suport kepada para pemain, jangan pasif. Kalo diam aja mending nonton di tv.
    2. Kalo beli tiket kategori 3, setelah masuk sebenarnya bisa pindah di kategori 2, pandangannya lebih bagus and pintunya ga ada yang njaga (petandingan vs saudi apa masih bisa ya?)
    3. Kalo mau liat ina vs saudi cari counter tiket warna ungu (buka 3 hari sebelum pertandingan), kemarin sudah buka lho and langsung dapat tiket antrinya ga panjang(selain kategori 4 kayaknya dah habis)

  6. Posted July 13, 2007 at 8:54 am | Permalink

    @indi:
    Mau nonton korea ndi? Panitianya masih ga jelas ndi, udah dua hari berturut-turut gw ke sana masih belum buka. Moga-moga hari ini buka deh..

  7. Posted July 13, 2007 at 2:17 pm | Permalink

    beliin sekalian ya.. :D

  8. Posted July 27, 2007 at 4:11 pm | Permalink

    Bravo team nasional Indonesia.

  9. Posted July 30, 2007 at 3:31 pm | Permalink

    kepaLa sama kaki gede??? Haha, ada-ada aJa….

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*