Saya suka banget sama percakapan Joe dan Quince di film Meet Joe Black, saat mereka lagi datang ke persiapan pesta ulang tahun William Parrish. Saat itu Joe didatangi oleh Quince. Joe lalu menanyakan tentang cinta kepada Quince.

Percakapannya lebih kurang seperti di bawah: *

Joe: You love Allison, don’t you?
Quince: Oh yes, I do.
Joe: How did you meet?
Quince: I was a world-class loser and she was a happy, little rich girl — and for some reason she took me in.
Joe: But she loves you?
Quince: [smiles, nods embarrassedly]
Joe: How do you know?
Quince: Because there’s nothing we don’t know about each other and it’s okay. I mean the deeper, darkest secrets — they don’t matter.
Joe: ‘The deepest, darkest secrets –’?
Quince: Yeah, it’s like you know every inch of each other’s souls — and then you’re free.
Joe: What do you mean ‘free’?
Quince: Free to love each other. Completely. Totally. No fear.

Ada apa dengan percakapan ini? Saya diingatkan mengenai sesuatu, yaitu menerima apa adanya.

Dalam mencintai orang lain, terimalah dia apa adanya, bahkan untuk hal-hal terburuk darinya. Karena cinta itu akan tumbuh dari sana. Tumbuh dari bagaimana saling bisa mengerti satu sama lain. Tanpa berusaha menjadi orang lain.

Kok saya jadi ngomongin cinta gini ya? :D

* Diambil dari sini.