Indonesiana, Software Engineering, Technology

Service-Oriented Architecture di BNI

01.23.08 | 8 Comments

Sebuah info menarik datang dari TempoInteraktif. BNI menerapkan Service-Oriented Architecture (SOA) untuk sistemnya. Katanya mereka merupakan bank pertama di Indonesia yang menggunakan arsitektur ini. Berikut cuplikannya:

BNI adalah bank pertama di Indonesia yang serius membangun infrastruktur TI-nya berdasarkan konsep SOA sejak akhir 2006. Mulanya, kata Wisnu, pihaknya mengembangkan sendiri konsep tersebut. Namun, pada akhirnya, Wisnu mempercayakan solusi SOA yang ditawari IBM. Selain itu, Sun Microsystems Indonesia juga berada di tahap awal implementasi SOA, di sebuah bank.

Tampaknya perlahan-lahan ada tren perkembangan ke arah SOA di Indonesia. Sebab belakangan arsitektur ini mulai saya lihat di media lokal. Kemarin saya melihat istilah ini muncul di iklan lowongan kerja. Berikutnya, hari ini, berita ini muncul. Sebelumnya SDA Asia Magazine juga sempat menjadikan SOA jadi topik utamanya.

IMHO, arsitektur ini sendiri memang bagus untuk integrasi dan manajemen proses bisnis. Dia sangat lintas platform, karena data yang dipertukarkan berbasis teks (yang dibuat dalam bentuk XML) dan proses bisnisnya dapat didefinisikan terpisah dengan fungsi-fungsi bisnisnya. Jadi kalo ada penyusunan ulang proses bisnis, bukan masalah besar.

Tapi SOA ini sendiri menurut saya masih banyak menimbulkan kerancuan. Jika anda membuka banyak buku, akan ada banyak definisi yang berbeda mengenai arsitektur ini. Modelnya pun beda-beda. Belum lagi pembahasannya yang meluas ke arah lain seperti IT governance, business process management, enterprise service bus, dan lain-lain. Saya kadang suka bingung. Ada yang mendefinisikan SOA itu sebagai teknologi, ada juga yang bilang itu pendekatan saja.

Tapi bukannya jadi ga ada pegangan. OASIS sudah membuat reference model untuk SOA. Saya juga pada akhirnya sih memilih mengacu ke buku Thomas Erl: Service-Oriented Architecture, Concepts, Technology, and Design. Di sana pembahasan SOA diawali dengan pembahasan dari sisi konseptual, mulai dari paradigma service-oriented itu sendiri. Baru dilanjutkan ke penggunaan teknologi secara global dan bagaimana membangun sistem yang berbasis SOA.

Oh iya kok saya semangat banget ceritanya sih? Habis jadi inget TA :p. Seneng karena pembahasan dan studi yang saya lakukan nggak sekedar sesuatu yang mengawang-awang dan ga penting.

8 Comments

speak up

Add your comment below, or trackback from your own site.
Subscribe to these comments.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:

:


« Tampilan Baru Kompas.com
» Banjir Informasi
Copyright © 2007 Brahmasta. All rights reserved.