
Sabtu, 8 Maret 2008, 32 orang mahasiswa informatika, yang tergabung dalam 968 mahasiswa ITB mengakhiri status kemahasiswaannya. Pada hari itu kami semua diwisuda. Buat saya, berakhirlah masa-masa 4,5 tahun yang penuh kenangan manis dan pahit di kampus ini.
Terdengar melankolis ya? Tapi saya tidak sedih kok. Saya juga tidak sepenuhnya lega atau puas. Mungkin karena ini bukan pencapaian terakhir yang ingin saya capai. Atau karena wisuda bukan cita-cita?
Berbicara mengenai wisuda mengingatkan saya mengenai sebuah janji yang diucapkan oleh seluruh lulusan pada hari itu. Salah satu yang paling saya ingat adalah poin yang berkaitan dengan Indonesia.
Simak potongan Janji Lulusan ITB tersebut.
Berjanji
Akan Mengabadikan Ilmu Pengetahuan
Bagi Kesejahteraan Bangsa Indonesia
Perikemanusiaan dan Perdamaian DuniaKami Berjanji akan Mengabadikan
Segala Kebajikan Ilmu Pengetahuan
Untuk Menghantarkan Bangsa Indonesia
ke Pintu Gerbang Masyarakat Adil dan Makmur
yang Berdasarkan Pancasila
Sebetulnya pikiran ini juga terpengaruh dengan kata perpisahan dari wakil wisudawan, Karlisa EL03, yang mempertanyakan berapa banyak dari lulusan kampus ini yang bakal membangun bangsanya. Pertanyaan itu benar-benar menohok.
Saya kembali berpikir, berapa banyak lulusan ITB yang muncul sejak awal ITB didirikan hingga saat ini? Lalu berapa persen dari lulusan-lulusan ini yang benar-benar ingin membangun bangsanya? Berapa persen yang justru melupakan bangsanya begitu saja; menggerogoti bangsanya sendiri dari dalam; atau membantu memajukan bangsa lain demi kepentingan pribadi?
Mungkin itu bisa menjadi bahan pemikiran kita semua.
Anyway, buat kami para wisudawan informatika, acara syukuran wisudaan Maret ini memberi kesan dari dua sisi. Sangat menyenangkan di acara malamnya, namun rada mengecewakan di pasca wisuda-nya. Acara malam di Bale Gazeebo Kamis lalu bagus banget! Thanks berat buat panitia wisuda. Buat detilnya, mungkin tulisan Anggia cukup menjelaskan. Terkait acara pasca wisuda (arak-arakan), Ali Akbar dan Arie juga sudah menuliskan sesuatu.
Akhir kata, buat teman-teman wisudawan Maret 2008, selamat! Semoga sukses di kehidupan selanjutnya.
ps: Foto-foto wisudaan kemarin dari kamera saya akan diupload segera.

This thing has 18 Comments
Met lamet kk…
Tentang janji memajukan Indonesia itu… Hmm… Dalem banget emang…
wuih baru tau ada janji seperti itu tiap wisuda…
selamat kk bram atas kelulusan dan wisudanya…
semoga janji yg terucap dapat ditunaikan. amin.
wah selamat ya….
sukses selalu!
Selamat!
Wah, selamat jadi pengacara yah…
Ntar bagian janji, dipilih2 dulu mana yang diucapin ama mana yang gak
Oi bram.., gw tertohok juga nih.. BTW, itu tiap wisuda ada janji gitu ga ya? Klo ada, janjiny pasti sama ga ya? gw lupa waktu itu pas bagian janji itu gw masih bangun ato ngga
waaa
slamat bram ^^
sayang saya masih lama *sigh
Hwuaaaa.. jadi inget pas gw wisuda taun lalu… Sungguh satu hari yg sangat membahagiakan tapi besoknya mulai bingung mau ngapain secara sebelumnya semua pikiran difokusin ama si TA doang… Hehehe… Salam kenal yah! Gw TL 02.
Teruskan kebiasaanmu berpikir kritis meski telah lulus S1.
congratulation!!! geura gede geura lumpat!!
Hey hey.. udah wisuda!
Selamat Bram!
katanya mau ngirim salah satu halaman di skripsi lu bram?? pengen gw bingkai :p
hehehe.. selamat yah Pak!! semoga sukses selalu
tangan gw di belakang… jari telunjuk dan tengah saling menyilang
Selamat ya…
Eh, janji itu baru ya? Kayaknya dulu zamanku ndak ada janji2an gitu.
IMHO memajukan Indonesia tidak perlu harus di Indonesia.
Jadi inget komentar yang cukup menohok dari teman di sini: semua tempat itu adalah bumi Allah. Yang penting, berbuatlah baik di mana saja dan tidak membuat kerusakan. Jadi tidak ada salahnya juga memajukan bangsa lain, karena kita sama2 manusia.
Eh, tapi jangan2 jadi merah vs hijau nih.
Saat saat paling membahagiakan sepanjang kuliah…..SELAMAT YA Bro..!!
selamat ya, pasti plong banget rasanya
btw, salam kenal ya
jadi inget 1 th lalu pas wisuda