Minggu lalu, saya mendengarkan sebuah diskusi di radio Trijaya yang bertajuk “Aktivitas Blogger, Hacker, Cracker, dan Aturan Hukumnya”. Di balik serunya acara talkshow tersebut, karena mempertemukan Roy Suryo dengan Enda Nasution, ada satu hal kecil yang menarik dari pembicaraan tersebut talkshow tersebut. Yaitu ketika Kang Enda berusaha memberikan presepsi bahwa hacking itu tidak selalu negatif, dengan memberi contoh lifehack. Seketika saya jadi teringat sejumlah blog yang sering saya baca dan berisikan mengenai lifehack tersebut. Akhirnya, saya jadi tertarik untuk melihat lebih jauh untuk mengetahui apa itu sebenarnya lifehack. Dan inilah hasilnya.
Lifehack adalah sebuah istilah yang diberikan untuk sekumpulan tips untuk menyelesaikan masalah sehari-hari, agar kita, sebagai manusia, lebih produktif. Tips itu bisa berkaitan dengan bagaimana kita menggunakan komputer, atau menjalani hidup sehari-hari. Tips itu umumnya berupa ide-ide yang baru, atau ide lama yang diberikan sentuhan baru dalam cara menggunakannya. Tips itu juga seringkali terkait tools yang kita gunakan. Misalnya aplikasi pada komputer, atau sebuah buku tulis kecil yang dibawa sehari-hari.
Dari mana istilah lifehack ini berasal? Dalam sebuah wawancara Lifehacker, Danny O’ Brien, Father of Lifehack, mengatakan bahwa pada awalnya istilah ini muncul dari diskusi sekumpulan programmer mengenai skrip program yang dibuat mereka sendiri oleh untuk menyaring banyaknya informasi yang datang kepada mereka, misalnya RSS Feed atau email. Seperti kita ketahui, saat ini informasi yang berada di sekitar kita sudah terlalu banyak, dan mereka ingin mendapatkan yang perlu dan penting saja. Danny sendiri akhirnya mempresentasikan materi mengenai ini pada Februari 2004 dan membuat situs Lifehack.com sebagai dedikasinya untuk ini.
Definisi lifehack itu sendiri selanjutnya berkembang, sehingga saat ini, apa saja yang terkait dengan menyelesaikan masalah sehari-hari dengan cara yang tidak biasa bisa disebut lifehack.
Dua blog lifehack yang biasa saya ikuti adalah Lifehacker dan ZenHabits. Lifehacker berisikan tentang tips-tips terkait teknologi, agar kita lebih produktif dan meningkatkan kualitas hidup dengan cara yang baru. Pembahasannya luas. Mulai dari software baru, tips untuk lebih efektif menggunakan gadget, bisnis, berinternet, dan lain-lain. Sementara ZenHabits lebih banyak membahas mengenai tips-tips dan kebiasaan hidup. Tetapi tetap sama, tujuannya untuk meningkatkan produktivitas.
Peminat artikel-artikel lifehack ini juga sangat banyak. Saat ini Lifehacker berada dalam urutan keenam Top 100 Blog di Technorati. Sementara itu ZenHabits meroket menjadi blog yang memiliki banyak peminat dalam kurang dari setahun dan meraih Performancing Blog Awards 2007. Ada banyak situs lainnya yang membahas topik lifehack ini, diantaranya Lifehack.org, DumbLittleMan, dan kemarin saya baru saja menemukan blog lifehack karya alumni saya: LPLPX.
Setelah mengetahui cerita mengenai lifehack ini, muncul sebuah pertanyaan di benak saya. Apakah semuanya benar-benar dapat membuat hidup kita lebih produktif? Apakah kita dapat menjadi orang yang lebih baik?
Menurut saya, lifehack adalah sebuah metode, atau cara, untuk melakukan sesuatu agar lebih baik. Seperti optimasi. Mungkin dianalogikan sebagai mengubah cara menuju ke suatu tempat, misalnya dari berjalan kaki, menjadi menggunakan kendaraan. Dengan kendaraan lebih cepat bukan? Tips-tips tersebut tidak mengubah karakter kita. Kalau kembali ke analogi tadi, dia tidak akan menentukan kita untuk menuju tempat tujuan itu. Jadi sebelum ingin jadi produktif, kita harus tahu mau produktif untuk apa. Ini semua seperti tips manajemen. Bukan tips kepemimpinan.
Kalau menurut Anda?
Tapi.. ah, yang jelas, artikel-artikel yang ada di sana berguna dan sangat menarik. Saya merekomendasikan dua situs yang saya ceritakan di atas. Jadi, buat yang berminat, selamat membaca!
n.b. Foto nyomot dari sini.

This thing has 16 Comments
wah, baru tau nih istilah lifehack.. heheh.. (kemana aja bod?)
eh itu roy ama enda gelut ga?
@bodhi:
Hm, itu itungannya gelut ga ya?
Coba aja dengerin rekamannya di sini
Kaget juga baca posting yang ini. Soalnya masih baru banget bikin LPLPX. Hehehe, banyak banget tips yang bertebaran di mana-mana termasuk di Zenhabits ama Lifehacker itu. Yang suka sebel sih biasanya tips itu cuma bisa berlaku kadang-kadang di AS atau di dunia barat dan bukan di Indonesia.
Terima kasih untuk link di postingnya sekali lagi.
eh iye, gue baru tau tuh istilah. keren juga
hmm.. baru denger nih, lifehack..
@Koko
Sama-sama. Sama kagetnya waktu saya lihat ada blog yang membahas lifehack di Indonesia. Belum ada atau sudah ada?
@ime’ dan @Fadli
Dicobain gih
wah…baru dengar neh lifehack….:)
bagus banget neh,,,
memang sih,,pada dasarnya kita semua udah menjalankannya,,,
yaitu semacam optimalisasi dalam hidup kita…
tapi, kita tidak tau kan istilahnya…?
hehehe…hhe…..hehhe……
bagus banget….
trimakasih
Inspiratif…
artikel yang bagus, smart banget cara nulisnya,
bagus isinya, praktis,
…makasiH
jadi intinya roy suryo apa lifehack nih? *tulalit*
ooo.. itu istilahnya lifehack toh..
gw sedang berusaha membuat kayak gitu juga sih.
di blog gw sebelumnya sempet ngebahas beberapa addons firefox.
klo sekarang masih belum nemu bahan buat ditulis, hehe.
Thanks infonya Bram ..
Btw, ternyata kita mendengar radio yang sama ^_^
Hallo, Pak Enda… untuk sekian lama akhirnya saya buka blognya Pak Enda…
Wah, ngomong- ngomong pak remaja Indonesia, dalam waktu dekat ini akan “dikebiri” dengan adanya Ujian Nasional ya.. pak….!~~~(@_@)
Kasihan kami, prestasi kami semuanya harus diukur dari prestasi akademis kami, ingin rasanya terbebas dari semua sistem ini, dan menjadi penulis, setelah itu berwirausasaha.
Pak enda apa pendapat anda, ” jika masa remaja itu adalah masa keemasan untuk menuntut ikmu, namun justeru kami malah, reason kami untuk mencari pengalaman dalam hidup dirusak oleh keharusan memiliki nilai,nilai yang “baik” dalam setiap mapel.
…. yang membuat saya tidak pas dengan sistem pendidikan ini, kami itu bukan “diajak” untuk bisa dan berhasilsecara sosial namun lebih secara intelijensi logika.
Maaf pak Enda, kalau bahasa saya terkesan benar sendiri, namun saya perlu pendapat anad, terutama karena anda telah lebih dahulu merasakan pengalaman dunia di luar sekolah…
ahhh… rindu… dengan kebebasan..
Humm .. lifehack kan artinya luas,kalo saya pahami mungkin lifehack adalah sebuah tips dan trick dalam hidup dalam menangani sebuah masalah dan probelm hidup baik itu sehari-hari ataupun masalah tertentu, kalo di INdonesia blog tentang hal2x seperti itu mungkin nggak dikumpulin jadi satu .., jadinya kepisah2x .. seperti blog yang khusus bahas masalah tips mobile, gadget, efisiensinya dll, kemudian tips tentang kesehatan dan gaya hidup, tips tentang keluarga, pendidikan anak dan lain² .. jadi blog tentang hal ini di INdonesia mungkin sudah banyak , ini mungkin yang saya pahami CMIIW
Orang Indonesia sendiri sehari2 juga sudah ber-lifehack kok terutama karena himpitan hidup yang susah.
Kalau mungkin di dunia Barat, hack sebagai bentuk kreativitas dalam melakukan sesuatu, kalau di Indonesia, lifehack lebih karena paksaan.
Tidak mampu beli beras, makan aking. Menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar menggantikan minyak tanah. Menyaring dan menggunakan tepung beras untuk mencoba membersihkan minyak goreng untuk digunakan kembali. Tidak mampu beli es untuk mengawetkan ikan, pakai formalin.
Kalau kita pikirkan perjuangan hidup orang2 yang pas2an dan yang dibawah pas2an, kita bisa melihat banyak lifehack khas Indonesia.
Artikel yang menarik. Bisa didapet dimana ya script untuk lifehack yang bagus? hehehe
heu kemaren sempet kepikiran2 tentang hal ini, baru tau deh sekarang istilahnya.
happy lifehack