Log in | Jump |

/brahmasta/journal

Everything into a folder
This thing was constructed on July 30, 2008, and it was categorized as Life, Reflection.
You can follow comments through the RSS 2.0 feed. You can leave a comment, or trackback.

Well, setelah menjalani 23 tahun hidup, saya baru (sedikit) mengakui kalau saya rada fragile. Gampang capek, dan gampang sakit.

Dua tahun berturut-turut saya dihajar penyakit berat. Di 2006, hepatitis menghajar tanpa ampun di semester tersibuk sepanjang sejarah IF. Tahun 2007, saat lagi mencoba mengejar kelulusan, dihajar lagi dengan paket kombo demam berdarah dan pneumonia. Saya nggak mau kejadian lagi di tahun ini.

Setelah mencoba menyelami apa yang terjadi di masa-masa itu, saya menyadari bahwa penyebab saya jatuh sakit itu adalah tidak tahu kapan harus beristirahat. Saya nggak menyiapkan waktu untuk itu.  Udah begitu suka tidak peduli dengan hal-hal lain yang berpeluang merusak kesehatan. Waktu 2007 itu, saya beberapa kali berturut-turut pulang tengah malam menuju pagi. Udah gitu bangun pagi dan mengerjakan TA sampai sore. Udah begitu, pas kondisi lagi buruk, naik motor pula jam 4 pagi. Gimana nggak pneumonia.

Dua minggu belakangan ini, saya belum pernah menghabiskan waktu untuk saya sendiri. Bangun siang, kemudian mengerjakan kegiatan yang ringan di hari itu. Sabtu minggu selalu saya pakai untuk berkendara dua jam Jakarta-Bandung, dan mengisi aktivitas penuh di sana. Bahkan sepulang dari Bandung kemarin pun, saya nggak bisa tidur. Ada banyak kunjungan keluarga dan hal-hal lain yang harus dikerjain. jadi saya bukan capek karena bekerja. Tapi karena rutinitas yang nggak pernah berhenti. Bahkan ada aktivitas yang lebih konyol, browsing-browsing ampe malam sepulang dari kantor. Udah tahu capek.

Belajar dari pengalaman itulah, hari ini, Rabu, ketika tanggal merah, saya pengen aktivitas habis untuk istirahat saja. Sudah ada firasat buruk nih, kondisi tidak sepenuhnya fit. Kemarin di kantor udah ke kamar mandi mulu.

jadi apa yang saya pelajari dari sini, penting untuk menyisihkan waktu buat istirahat. Membangun keseimbangan. Bikin hidup lebih seimbang. Selain itu rasanya perlu memikirkan hal-hal lain untuk membangun kesehatan. Biar fit, mulai dari makanan, olahraga, sampai gaya hidup. Biar nggak fragile lagi.

Eh btw, I had two great weekends in Bandung. Jadi saya pasti akan mengulanginya di minggu-minggu mendatang.

This thing has 8 Comments

  1. Posted July 30, 2008 at 5:40 am | Permalink

    sepertinya sibuk sekali ya …

  2. Posted July 30, 2008 at 5:41 am | Permalink

    eh kalo aku ngerasa malah ndak bisa sakit .. mo dicoba capek2in tapi ndak sakit2 ..

  3. Posted July 30, 2008 at 5:59 am | Permalink

    salam kenal, gitulah klo orang sibuk biasanya gak peduli lg ama waktu untuk instirahat.

  4. Posted July 30, 2008 at 7:21 am | Permalink

    @sandy:
    Ga sibuk kok, cuma nggak menjaga diri :D
    Bagus dong ga bisa sakit.

  5. Posted August 1, 2008 at 12:49 am | Permalink

    waduh2, pulang kantor jangan browsing lagi boss, langsung istirahat aja dulu. Tampak internet udah jadi candu nih :D

  6. Posted August 1, 2008 at 6:53 pm | Permalink

    quote: “aktivitas yang lebih konyol, browsing-browsing ampe malam”

    Haha, bener nih.. ini sering terjadi jg di aku. Pdhl ga sgitu pentingnya.. Tau2 udah menjelang pagi aja :p

  7. Posted August 2, 2008 at 12:58 pm | Permalink

    bener banget bram …
    apalagi setelah kerja, emang ada waktu yang harus disediakan buat tiduran doank …

    Btw,

    I had two great weekends in Bandung. Jadi saya pasti akan mengulanginya di minggu-minggu mendatang.

    mmm … good news niy … moga2 ga terganggu ama sakit yak

  8. Posted August 8, 2008 at 1:08 pm | Permalink

    gue pikir yang penyakitan cuman gue :)):)):)) ternyata elu lebih parah yak :D

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*