Saya diingatkan atas satu hal hari ini. Salah satu cara belajar yang paling efektif adalah dengan berbagi.
Tadi sore saya mendapat instruksi mendadak untuk mempresentasikan beberapa buah kasus. Sejujurnya sedikit merasa tidak siap plus grogi karena beberapa orang dari regional akan ikut serta dan ada top manajer pula.
Dari beberapa kasus tersebut, ada dua buah kasus yang saya presentasikan secara benar-benar berbeda. Kasus pertama saya paparkan dengan bahasa yang terbata-bata dan tidak jelas. Sering sekali kehilangan kata. Setiap ditanya, saya selalu bingung. Rasanya ingin cepat selesai saja. Sementara di kasus kedua, saya bisa menjelaskannya dengan sangat lancar, bahkan sempat berargumen segala.
Ketika meetingnya selesai, sejenak terpikir di oleh saya. Kenapa output di keduanya berbeda sekali? Padahal sama-sama dikerjakan, sama-sama menghabiskan waktu, dan sama- sama cukup sulit.
Jawabannya ternyata sederhana. Untuk kasus kedua, saya menjelaskan kepada orang lain jauh lebih banyak daripada kasus pertama.
Kasus kedua saya presentasikan dan paparkan dalam dua meeting, dokumentasi, juga penjelasan informal ke sejumlah orang. Sementara kasus kedua saya kebanyakan saya pegang sendiri dan paling jauh simpan di catatan saja.
Dari sini apa yang bisa dilihat? Berbagi sebenarnya merupakan proses pembelajaran yang baik. Ketika berbagi, saya merasa terpacu untuk berpikir. Ini seperti proses latihan. Semakin sering kita berbagi, kita akan mendapatkan hal-hal baru yang tidak terpikirkan sebelumnya. Kita pun akan bisa melihat korelasi antara satu hal dengan yang lain secara lebih luas sehingga memperkuat pemahaman. Pemahaman akan konsep pun makin teruji karena dengan berbagi kemungkinan besar diskusi juga akan terjadi.
Berbagi itu salah satu bagian dari latihan, dan practice makes perfect. Jadi mungkin saran saya dari apa yang saya alami adalah, jika ada media yang dapat digunakan untuk berbagi, adalah satu hal yang sangat baik untuk menggunakannya. Karena pelajaran yang kita peroleh dari berbagi tidak akan merugikan kita, tapi justru membawa kita ke level pemikiran baru yang tidak kita miliki sebelumnya.
n.b. Gambar diambil dari sini.
berbagi memang tak pernah rugi mas
nice insight!
Sepakat. Mengajarkan/menjelaskan juga merupakan proses belajar. Lagipula ilmu harus dibagi biar bermanfaat. Cuman kadang kita -saya- kurang pede aja, hehe.
setuju dengan masoglek “berbagi memang ga pernah rugi”.,.nice post
berbagi memang keren..
ehehehe
mari kita saling berbagi komentar
betul…berbagi memang ga pernah rugi…malah bertambah. nambah pahala, nambah teman…
salam kenal. blognya cakep banget bang. berbagi gak pernah rugi, ga ada matinya. trmasuk berbagi komentar..he..he…sukses bang
bagus nih infonya, numpang mbaca mas
ngk ada yang hilang kalo loe berbagi cuy
ikut nyimak.. jadi terinspirasi ni gan,,..
salam kenal mas, ni blog keren banget, makasih infonya nih mas., jadi semangat
kalo belajar sambil berbagi biasanya orangnya dah seneng sama ilmu yang dipelajari…..
bagus postnya mas, really touched
setuju sekali
baguis bgt postingannya
sangat bermanfaat bagi saya,
dari kata2 ini nih ” Karena pelajaran yang kita peroleh dari berbagi tidak akan merugikan kita, tapi justru membawa kita ke level pemikiran baru yang tidak kita miliki sebelumnya.” yang bisa membangkitkan saya untuk selalu berbagi dengan orang lain..
terimakasih
Learn And Share
^_^
maju terus
nicee infonya…. thanks 4 share…
mantaappp…..
salam kenall saya admin rumahblog.web.id
kalo berkenan qt tukeran link yukk… makaciii temann….
Ternyata sifat dasar manusia itu “lurusnya” ya saling berbagi. dengan berbagi mendatangkan kebahagiaan ( ini sudah ada penelitian ilmiyah ).
Karena ini pertama saya berkunjung kesini, salam kenal aja mas!!!