Archives for category: Fun

Sore-sore, balik dari Shalat Ashar, saya melihat dua orang tamu kantor dari luar ngeliatin meja saya, lalu tersenyum memandangi saya. Saya kira ada apa. Ternyata dia ngeliatin gambar peninggalan orang lain yang tertempel salah satu sisi meja saya.

Saya memberi senyuman balik dan komentar, “Yeah. I always give my 100%. Do you?”.

Do you?

Belakangan kalau lagi suntuk bekerja, saya akan menyegarkan diri dengan membaca webcomic. Ada dua yang jadi favorit saya, XKCD dan Dilbert. Habis ngebaca ini, biasanya hasilnya lumayan, kadang saya suka senyum-senyum sendiri.

Strip di atas merupakan salah satu dari sekian banyak favorit saya di XKCD. Penyajiannya memang sangat simpel, tapi ngena. Topiknya macem-macem, bisa tentang cinta, teknologi, atau matematika. Biasanya yang diangkat itu adalah kelakuan orang-orang yang berhubungan dengan hal-hal tersebut, dan disajikan dengan sarkastis. Terkadang memang banyolannya sulit dimengerti, karena berhubungan dengan hal-hal spesifik di teknologi, katakanlah pemrograman, jaringan, atau malah sejarah. Tapi di situlah menariknya. Kadang saya malah jadi tahu hal-hal baru di sini.

Dilbert lain lagi. Backgroundnya adalah sebuah kantor di mana Dilbert adalah salah satu engineer di sana. Komik ini banyak mengangkat isu yang muncul di kantor. Tokoh-tokohnya juga menarik. Seperti Pointy-Haired Boss, bos yang tidak kompeten dan kurang peduli sama orang-orang sekitarnya, Dogbert, anjingnya Dilbert yang sangat ambisius, atau Wally yang useless.

Selain dua di atas, masih ada sih beberapa yang nangkring di daftar RSS Feed saya. Ada Joy of Tech (thanks to Paw for the info), HijiNKS Essue, dan Zeta Bangun. Zeta Bangun ini komik lokal yang nggak sengaja saya temuin waktu blogwalking. Penyajiannya ringan dan menarik. Biasanya komik ini membahas tentang isu-isu yang lagi hangat sekarang.

Di bawah saya sediakan link alamat web dan dan RSS webcomic langganan saya. Daftarnya akan saya update terus kalau menemukan komik menarik lainnya.

Kalau ada rekomendasi webcomic/comic strip yang bagus beritahu saya ya!

Cerita ini terjadi dua minggu lalu, ketika saya bersama Budi, Okta, dan Simon pergi ke Jogjakarta, dalam rangka mewakili Sangkuriang Studio berpartisipasi dalam Festival Game Tech dan Animasi 2008.

Saat itu kami sedang menempuh jalur pantura menuju rumah Andoko di Semarang. Karena sudah berjalan sekitar enam jam, kami mendapati perut ini lapar. Setelah melihat-lihat kemungkinan tempat makan yang ada di jalan, pilihan kami jatuh ke Pringsewu. Sebuah tempat makan yang telah memasang spanduk jauh-jauh sejak sekitar 45 km sebelumnya (dan ternyata berhasil mencatatkan ini ke rekor MURI).

Boleh dibilang metode promosi dia itu efektif. Sepanjang jalan kerjaan kami cuma ngelihatin iklan rumah makan tersebut. Dengan berbagai kata-kata yang berbeda dan countdown kilometer menuju tempatnya. Pengulangan ini mampu menyebabkan kami berpikir bahwa sepertinya ini adalah restoran yang bagus.

(more…)