Pertandingan Belanda dan Spanyol tadi pagi masih menyisakan bekas di kepala. Sebuah pertandingan besar panjang yang membutuhkan 120 menit untuk memutuskan apakah tim favorit pilihan seekor gurita dan (kebanyakan) wanita-wanita di seluruh dunia berhasil menjuarai piala dunia untuk pertama kalinya.
Pagi hari pasca final, pembicaraan mengenai final Piala Dunia tidak ada habisnya. Barisan komentar di Twitter ramai masih tetap ramai. Ada yang mungkin kecewa karena tim oranye kalah hingga terduduk lesu di parkiran kafe tempat semalam suntuk nonton bareng, ada juga yang gembira karena tim favoritnya berhasil memenangkan pertandingan, meski pemain favoritnya jarang bermain selama Piala Dunia, dan di sisi lain mungkin juga ada yang sedih karena alasan lain, yakni spekulasinya menjagokan Belanda ternyata tidak menguntungkan, menghasilkan rugi jutaan rupiah.

Kemarin, di hari terakhir 2007, seorang teman menanyakan kepada saya pertanyaan mendasar, yakni mengenai arti tahun baru buat saya.Sebelumnya mari kita lihat apa yang ada di balik pertanyaan itu.