<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>/brahmasta/journal &#187; Programming</title>
	<atom:link href="http://brahmasta.net/category/technology/programming/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://brahmasta.net</link>
	<description>What is most personal is most general – Carl Rogers</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Jul 2010 13:49:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Masa Depan Pengembangan Perangkat Lunak</title>
		<link>http://brahmasta.net/2007/10/17/masa-depan-pengembangan-perangkat-lunak/</link>
		<comments>http://brahmasta.net/2007/10/17/masa-depan-pengembangan-perangkat-lunak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2007 14:31:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brahmasta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Programming]]></category>
		<category><![CDATA[Software Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://brahmasta.net/2007/10/17/masa-depan-pengembangan-perangkat-lunak/</guid>
		<description><![CDATA[Read/WriteWeb membuat sebuah artikel menarik yang berjudul &#8220;The Future of Software Development&#8220;. Pada artikel tersebut dibahas bagaimana pengembangan perangkat lunak di masa depan dengan sedikit meninjau kembali metode software development yakni waterfall dan agile. Rasanya seperti kuliah RPL lagi. Kesimpulan yang diambil pada tulisan tersebut adalah pengembangan perangkat lunak di masa depan akan menggunakan bahasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.readwriteweb.com">Read/WriteWeb</a> membuat sebuah artikel menarik yang berjudul &#8220;<a href="http://www.readwriteweb.com/archives/the_future_of_software_development.php">The Future of Software Development</a>&#8220;. Pada artikel tersebut dibahas bagaimana pengembangan perangkat lunak di masa depan dengan sedikit meninjau kembali metode <em>software development</em> yakni <em>waterfall </em>dan <em>agile. </em>Rasanya seperti kuliah RPL lagi. Kesimpulan yang diambil pada tulisan tersebut adalah pengembangan perangkat lunak di masa depan akan menggunakan bahasa pemrograman <em>high level</em>, dukungan <em>library, </em>dan metode <em>agile</em>.</p>
<p>Untungnya, berbeda dengan kuliah RPL, kali ini saya nggak ngantuk.</p>
<p><span id="more-208"></span>Sepertinya, apa yang ada di tulisan tersebut mulai saya rasakan di lingkungan sekitar.</p>
<p>Mengenai pemilihan bahasa pemrograman <em>high level</em>, menurut saya banyak benarnya. Mengambil contoh diri sendiri, saat ini saya lebih tertarik &#8216;bergaul&#8217; dengan Java atau C# daripada memakai C lagi. Sepanjang mata memandang, teman-teman saya sepertinya juga begitu. <a href="http://brahmasta.net/2006/06/26/main-main-c/">Mainan teman saya C#</a> kok. Pemrograman <em>high level</em> itu rasanya seperti memakai fasilitas mewah.</p>
<p>Kalau ditarik lebih luas lagi, saya melihat ada kecenderungan kurangnya peminat untuk mempelajari hal-hal yang <em>low level</em> pada teman-teman saya. Kuliah Pemrograman Sistem, Jaringan Komputer, Sistem Operasi, Organisasi dan Arsitektur Komputer jadi momok. Saya nggak tahu apakah ada &#8216;faktor lain&#8217;. Tapi yang jelas, salah seorang dosen di kampus saya pernah mengeluhkan hal itu di kelas. Apa hal ini disebabkan oleh perkembangan zaman atau karena mahasiswa sekarang malas-malas? Mungkin ini menjadi sesuatu yang harus disayangkan. Tapi apa perlu? Saya suka bertanya-tanya sendiri. Emang perlu ya mendalami semua itu? Kalau berpikir secara ideal sih, pasti perlu. Setiap ilmu pasti ada manfaatnya. Lihat tulisan saya di sini mengenai <a href="http://brahmasta.net/2007/06/15/kuliah-di-informatika-tidak-berguna/">pentingnya kuliah Informatika</a>.</p>
<p>Kembali ke topik awal, bagaimana dengan <em>library</em> yang udah banyak tersedia? Menurut saya itu bener banget. Mengambil contoh diri sendiri lagi, kemarin saya baru aja minta kode sebuah aplikasi bikinan temen saya, <a href="http://blog.apung.web.id/">Apung</a>, buat suatu bagian di program buat tugas akhir. Saya berpikir, daripada bikin sendiri, mending pakai yang udah ada. Contoh lain, saat tulisan ini dibuat, teman saya yang lain, Ridwan, juga menemukan <em>framework</em> yang bakal ngurangin sebagian besar kerjaannya. Hal-hal seperti ini sering terjadi. Sepertinya segalanya udah ada diciptakan, tinggal bagaimana kita membuat kolaborasinya dan nambah-nambahin sedikit.</p>
<p>Terakhir, terkait <em>agile</em>, saya gak terlalu banyak komentar. <em>Agile</em> erat kaitannya dengan iterasi. Saya belum pernah merasakan iterasi yang bener-bener iterasi, tapi mengenai <em>requirement</em> yang terus berubah saya beneran pernah ngerasain. Dari situ saya kenal <em>refactoring</em>. Senang rasanya melihat fitur itu kepasang di sejumlah <em>tools</em>.</p>
<p>Untuk tugas kuliah, saya belum pernah benar-benar melakukan iterasi. Ga ada perencanaan kok. Yang ada <em>reverse engineering</em>. Hehehe.. Tugasnya juga baru beres beberapa jam sebelum pengumpulan (atau berapa menit?) dengan satu iterasi. Begitulah&#8230; Kami adalah para <a href="http://brahmasta.net/2007/01/30/deadliners/">deadliners</a>.</p>
<p>Melihat tulisan tersebut, saya jadi berpikir bahwa <em>open source</em> bakal sangat penting. Penggunaan bahasa <em>high level</em> jadi lebih penting daripada <em>low level</em>, untuk kepraktisan. Tapi jangan sampai kehilangan konsep dasar yang penting. Selain itu, kemampuan kita untuk mempelajari teknologi baru juga jadi penting banget. Kita harus bisa cepat belajar.</p>
<p>Gimana menurut Anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://brahmasta.net/2007/10/17/masa-depan-pengembangan-perangkat-lunak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membangun Java Web Service</title>
		<link>http://brahmasta.net/2007/09/02/membangun-java-web-service/</link>
		<comments>http://brahmasta.net/2007/09/02/membangun-java-web-service/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Sep 2007 10:22:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brahmasta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Programming]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://brahmasta.net/2007/09/02/membangun-java-web-service/</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan saya disibukkan untuk mencari cara untuk membangun web service. Berhubungan dengan Tugas Akhir soalnya. Mungkin ada yang mencari informasi mengenai ini juga, jadi saya taruh aja di blog ini. Kalau ada yang salah tolong dikoreksi ya . Ada yang bilang bikin web service itu susah. Setelah beberapa minggu benar-benar berkutat untuk mengerjakannya, saya mendapatkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belakangan saya disibukkan untuk mencari cara untuk membangun <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Web_service"><em>web service</em></a>. Berhubungan dengan Tugas Akhir soalnya. Mungkin ada yang mencari informasi mengenai ini juga, jadi saya taruh aja di blog ini. Kalau ada yang salah tolong dikoreksi ya <img src='http://brahmasta.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Ada yang bilang bikin <em>web service </em>itu susah. Setelah beberapa minggu benar-benar berkutat untuk mengerjakannya, saya mendapatkan bahwa bukan membuatnya yang susah, tapi menjadikannya berjalan dengan benar dan nyambung sama aplikasi yang membutuhkannya yang susah.</p>
<p>Bagaimana dengan membangunnya? Saat ini kita udah dimanjakan oleh berbagai <em>library </em>dan <em>tools</em> untuk membantu  mempermudah pembangunannya. Kita nggak perlu bikin definisi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/WSDL">WSDL</a> dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/XML_Schema">skema XML</a> sendiri. Udah di<em>-generate </em>secara otomatis. Kebanyakan fasilitas yang ada memungkinkan kita cukup mendefinisikan fungsi-fungsi apa yang dimiliki oleh <em>web service </em>tersebut, klik sana sini, lalu jadi deh.</p>
<p>Sejauh ini, baru ada dua alternatif yang saya pelajari untuk membangun <em>web service </em>dalam Java, yaitu dengan ekstensi JAX-WS dan  Apache Axis2. Keduanya akan saya bahas di bawah.</p>
<p><span id="more-180"></span></p>
<p><strong>JAX-WS</strong></p>
<p><a href="https://jax-ws.dev.java.net/">JAX-WS</a> merupakan singkatan dari <em>Java API for XML Web Services</em>. Teknologi merupakan <a href="http://java.sun.com/webservices/technologies/index.jsp">salah satu dari sekian banyak teknologi <em>web service </em>yang dikeluarkan oleh Sun Microsystem</a> ini memfasilitasi pemrogram untuk membangun <em>web service</em> yang berjalan di atas server <a href="http://java.sun.com/javaee/">JEE</a>.</p>
<p><a href="http://netbeans.org">Netbeans</a> versi terbaru telah menyertakan API ini di dalamnya. Pengguna Netbeans cukup membuat proyek &#8220;Web Application&#8221; baru dan dengan mudah menmbahkan <em>web service</em> di sana dengan klik &#8220;New -&gt; Web Service&#8221;, memasukkan operasi-operasinya dengan klik kanan -&gt; &#8220;Add Operation&#8221;, lalu di-<em>build, deploy, </em>terus beres deh. Definisi WSDL, skema XML, dan pesan yang dikirimkan dalam SOAP juga telah dibangun secara otomatis. Selain itu, untuk menguji <em>web service</em> yang telah dibangun, juga disediakan aplikasi <em>tester</em> berbasis <em>web</em> untuk mencoba setiap operasi yang ada.</p>
<p>Hanya saja, karena berjalan di server JEE,  jadinya berat banget. Kalau udah agak rumit yang dibikin, untuk melakukan <em>deploy</em> saja bisa menit hitungannya. Tapi itu untuk kasus komputer saya sih. <img src='http://brahmasta.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Berikut <em>link</em> yang saya temukan berkaitan dengan JAX-WS:</p>
<ul>
<li><a href="https://jax-ws.dev.java.net/">JAX-WS Reference Implementation Project</a></li>
<li><a href="http://java.sun.com/webservices/docs/2.0/tutorial/doc/">The Java Web Service Tutorial (Sun)</a></li>
<li><a href="http://www.netbeans.org/kb/55/websvc-jax-ws.html">Web Services (JAX-WS) in Java EE5 (Netbeans)</a></li>
<li><a href="http://www.myarch.com/create-jax-ws-service-in-5-minutes">Create JAX-WS Service in 5 Minutes</a></li>
</ul>
<p><strong>Apache Axis2</strong></p>
<p><img src="http://brahmasta.net/wp-content/uploads/2007/09/axis.jpg" title="axis.jpg" alt="axis.jpg" align="left" />Kalau mau yang agak ringan dibanding, di Java ada juga namanya Apache Axis2. Axis2 ini merupakan produk keluaran Apache Software Fondation, sama dengan Tomcat dan Ode. Axis2 adalah sebuah <em>engine </em>untuk menjalankan <em>web service</em> yang berjalan di atas server Apache Tomcat. Sama dengan JAX-WS, WSDL, skema XML, dan SOAP dibuat secara otomatis. Tapi sepenglihatan saya, pembuatanya sedikit lebih sulit daripada JAX-WS tadi. Namun terbayar dengan keringanannya.</p>
<p>Untuk mempermudah pengerjaan, pembuatan <em>web service</em> dengan Axis2 ini juga bisa dilakukan dengan IDE <a href="http://www.eclipse.org">Eclipse</a> dan Netbeans. Saya baru mencoba yang di Eclipse, dan ternyata sangat menarik. Dia secara default akan melakukan <em>deploy</em> <em>web service</em> yang kita bangun ke server Apache begitu kita melakukan <em>Save</em> pada <em>file</em>.</p>
<p>Beberapa <em>link</em> yang saya temukan terkait Apache Axis2 ada di bawah.</p>
<ul>
<li><a href="http://ws.apache.org/axis2/">Apache Axis2 Website</a></li>
<li><a href="http://www.eclipse.org/webtools/community/tutorials/BottomUpAxis2WebService/bu_tutorial.html">Eclipse WTP Tutorials : Create Bottom Up Web Service via Apache Axis2</a></li>
<li><a href="http://epubs.cclrc.ac.uk/bitstream/1539/Axis2WebServiceNetBeans.pdf">Creating Axis2 Based Web Service Using Netbeans 5.5</a>.</li>
</ul>
<p>Sebenarnya masih banyak alternatif lainnya untuk membangun <em>web service </em>di Java. Soalnya emang si bahasa pemrograman itu banyak banget ektensinya. Hanya saja yang baru saya eksplorasi baru dua ini.</p>
<p>Ada yang mau berbagi?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://brahmasta.net/2007/09/02/membangun-java-web-service/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Framework Ajax</title>
		<link>http://brahmasta.net/2007/03/19/framework-ajax/</link>
		<comments>http://brahmasta.net/2007/03/19/framework-ajax/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Mar 2007 00:47:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brahmasta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Programming]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://brahmasta.net/2007/03/19/framework-ajax/</guid>
		<description><![CDATA[Framework Ajax ada banyak banget. Daftarnya ada di sini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Framework Ajax ada banyak banget. Daftarnya ada di <a href="http://ajaxpatterns.org/Ajax_Frameworks">sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://brahmasta.net/2007/03/19/framework-ajax/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Programmer Personality Type</title>
		<link>http://brahmasta.net/2007/03/12/programmer-personality-type/</link>
		<comments>http://brahmasta.net/2007/03/12/programmer-personality-type/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Mar 2007 01:26:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brahmasta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fun]]></category>
		<category><![CDATA[Programming]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://brahmasta.net/2007/03/12/programmer-personality-type/</guid>
		<description><![CDATA[Dapet test ini dari blognya Mas Habib. Link testnya ada di sini. Berikut hasil test saya. Rada bener sih. Your programmer personality type is: PHSB You&#8217;re a Planner. You may be slow, but you&#8217;ll usually find the best solution. If something&#8217;s worth doing, it&#8217;s worth doing right. You like coding at a High level. The [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dapet test ini dari <a href="http://habsq.blogspot.com/">blognya Mas Habib</a>. Link testnya ada di <a href="http://www.doolwind.com/index.php?page=11">sini</a>.</p>
<p>Berikut hasil test saya. Rada bener sih.</p>
<blockquote><p>Your programmer personality type is:</p>
<p><strong><font size="5">PHSB</font></strong></p>
<p><strong>You&#8217;re a <font size="5">P</font>lanner.</strong><br />
You may be slow, but you&#8217;ll usually find the best solution. If something&#8217;s worth  										doing, it&#8217;s worth doing right.</p>
<p><strong>You like coding at a <font size="5">H</font>igh level.</strong><br />
The world is made up of objects and components, you should create your programs  										in the same way.</p>
<p><strong>You work best in a <font size="5">S</font>olo situation.</strong><br />
The best way to program is by yourself. There&#8217;s no communication problems, you  										know every part of the code allowing you to write the best programs possible.</p>
<p><strong>You are a li<font size="5">B</font>eral programmer.</strong><br />
Programming is a complex task and you should use white space and comments as  										freely as possible to help simplify the task. We&#8217;re not writing on paper anymore  										so we can take up as much room as we need.</p></blockquote>
<p>Kalo kamu? Hehe..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://brahmasta.net/2007/03/12/programmer-personality-type/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
